Latihan Motocross di Sirkuit Buatan Motocross Jadi Hiburan Sore Masyarakat Tebingtinggi

Tebing Tinggi PIB.com
Lahan yang awalnya semak belukar yang kini disulap menjadi arena sirkuit buatan motocross di Jalan Pramuka Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing tinggi di apresiasi masyarakat. Jl Pramuka Sabtu, ( 5/9/3026).

Hal itu, diungkapkan Purba warga sekitar lokasi, menurutnya, sebelumnya lokasi semak belukar tersebut menjadi sarang ular dan biawak. Namun, karena saat ini telah bersih dan menjadi sirkuit balapan, ular dan biawak yang sebelumnya sering masuk kerumah warga sudah tidak ada lagi terlihat.

” Dulu disini semak belukar. Sekarang lingkungan jadi nyaman. Sebelumnya ular cobra, ular sanca dan biawak banyak sekali. Sering juga masuk kerumah kami. Pernah juga ular cobra sepanjang sekitar 4 meter masuk kerumah. Jadi terimakasih lahan semak ini dijadikan arena balapan”ujarnya Purba.

Selain lingkungan menjadi nyaman, Para pembalap lokal maupun warga sekitar hobby adenalin balapan yang rutin melakukan latihan di arena sirkuit tersebut menjadi hiburan menarik setiap sore bagi masyarakat Kota Tebingtinggi, Sabtu (5/9/2026).

“Bagus sekali adanya sirkuit balapan ini bang. Para pembalap yang latihan menjadi hiburan sore bagi kami. Ini juga dapat mengurangi balapan liar di jalanan. Kami sangat mendukung. Kalau bisa sirkuit ini menjadi permanen lah bang” ungkap Revi warga yang sedang menonton.

Sementara itu, Fauzi Sinaga pembalap senior yang selalu ikut latihan menyalurkan hobbynya di arena sangat mengapresiasi dengan adanya sirkuit buatan yang dilakukan oleh Ismail.

“Kami masyarakat Tebing tinggi berterima kasih kepada Pak Ismail. Khusunya bagi yang hobby balapan agar bisa menyalurkan hobbynya ke sirkuit ini. Agar tidak sia sia menjadi korban dijalanan”katanya.

Menurutnya, Sirkuit buatan ini memiliki tantangan tersendiri dan hampir menyerupai sirkuit kelas nasional. Dirinya, mengatakan, akan mengajak pembalap-pembalap senior ikut latihan di sirkuit tersebut.

“Saya akan mengundang pembalap-pembalap legendaris. Kami juga sudah menyampaikan adanya sirkuit ini ke Ikatan Motor Indonesia (IMI)” sambungnya.

Sementara itu, Ismail selaku penggagas pembuatan sirkuit ini menyampaikan, Tujuan pembuatan sirkuit ini ingin menertibkan balapan liar dijalanan. Selain itu, Diharapkannya adanya sirkuit ini dapat menumbuhkan pembalap-pembalap kota Tebing tinggi hingga ke ajang nasional.

“Tujuan kami agar tidak ada lagi balapan liar dijalanan. kalau bisa orang itu tertarik kemari untuk latihan. Mudah-mudahan di situ dapat atlet yang terbaik, bisa membuat nama Tebing tinggi ke tingkat nasional” ujarnya. ( Liusman )

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *