Tebing Tinggi PIB
Dengan hormat,Melalui surat terbuka ini, kami atas nama masyarakat Bazenis kota Tebing tinggi, Sumatera Utara, ingin menyuarakan jeritan hati yang sudah sekian lama kami pendam. Kami merasa hak kami sebagai pelanggan setia PLN telah diabaikan. Sabtu, ( 23/5/2026).
Di tengah jargon “PLN Menyerangi Negeri”, wilayah kami justru akrab dengan kegelapan. Pemadaman listrik di daerah kami terjadi sangat sering, berulang-ulang, dan kerap kali tanpa ada pemberitahuan atau alasan yang jelas dari pihak ULP PLN Kota Tebing tinggi.
Kondisi ini bukan lagi sekadar masalah “mati lampu biasa”, melainkan sudah menjadi parasit yang merugikan berbagai lini kehidupan kami :
- Kerugian Ekonomi : Banyak pelaku UMKM, usaha rumahan, dan pedagang di disetiap kelurahan dan lingkungan kami yang merugi karena alat produksi tidak bisa berjalan.
- Kerusakan Elektronik : Pemadaman yang terjadi secara mendadak dan berulang merusak peralatan elektronik rumah tangga warga.
- Pendidikan Anak Terganggu : Anak-anak kami kesulitan belajar di malam hari karena suasana gelap gulita yang datang tiba-tiba.
- Ancaman Kriminalitas : Kondisi lingkungan yang gelap pekat meningkatkan risiko keamanan di lingkungan panti asuhan selfan kami.
Kami adalah konsumen yang taat membayar tagihan setiap bulan. Jika kami terlambat membayar, denda dan ancaman pemutusan langsung datang.
Namun, ketika pelayanan PLN buruk seperti ini, kepada siapa kami harus meminta ganti rugi atas kerugian materiil dan immateriil ini?
Kami menilai kinerja ULP PLN Kota Tebing tinggi sangat lambat dan tidak profesional dalam mengatasi akar masalah kelistrikan di wilayah Kota Tebing tebing tinggi. Keluhan demi keluhan yang disampaikan warga seperti menguap begitu saja tanpa solusi permanen.
Oleh karena itu, melalui surat terbuka ini, kami menuntut pihak manajemen tertinggi PT PLN (Persero) untuk :
- Turun Tangan Langsung : Mengevaluasi total kinerja jajaran manajemen ULP PLN Kota Tebing tinggi.
- Audit Infrastruktur : Memeriksa jaringan instalasi listrik di wilayah Kecamatan Kota Tebing tinggi khusus Bazenis dan kelurahan yang diduga rentan gangguan.
- Berikan Solusi Nyata : Menghentikan pemadaman “bisa-bisaan” ini dan memberikan pasokan listrik yang stabil serta layak bagi kami.
Masyarakat berharap surat ini tidak hanya menjadi pajangan, tetapi menjadi pemantik perubahan. Kami rindu Kota Tebing tinggi yang terangbenderang, bukan Bandar Tinggi yang terus-menerus akrab dengan kegelapan.
Penulis K. Hulu. S.H
