Petani Menjerit, Bupati Diminta Evaluasi Kadis Pertanian Sergai Dedy Iskandar

Serdang Bedagai, PIB.com
Sejumlah persoalan yang dikeluhkan petani di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi sorotan. Kondisi tersebut mendorong desakan agar Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai, Dedy Iskandar.

Keluhan petani disebut berkaitan dengan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kebutuhan sarana produksi pertanian, akses terhadap program bantuan, hingga persoalan transparansi dan pelayanan dalam pelaksanaan program pemerintah di sektor pertanian.

Petani berharap pemerintah daerah tidak hanya menjalankan program diatas kertas, tetapi memastikan setiap kebijakan dan anggaran benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Desakan evaluasi terhadap Kepala Dinas Pertanian juga dinilai perlu dilakukan secara objektif dengan melihat capaian program, realisasi anggaran, pemerataan bantuan, serta sejauh mana aspirasi dan keluhan petani telah ditindaklanjuti.

“Petani membutuhkan kepastian. Program pertanian harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani, bukan sekadar menjadi kegiatan administratif,” demikian keluhan yang disampaikan oleh salah seorang anggota kelompok tani berinisial S yang ada di Kecamatan Sipispis.

Progam dan anggaran di Dinas Pertanian Sergai dipertanyakan masyarakat dan anggota kelompok tani.

Anggota kelompok tani merasa kecewa terhadap kinerja Dinas Pertanian Sergai dibawah kepemimpinan Dedy Iskandar.

Sebagai anggota kelompok tani dirinya mengaku tidak pernah mendapat informasi apapun terkait kegiatan atau program-program yang sedang dijalankan oleh Pemerintah.

“Aku anggota kelompok tani bang, tapi entah apa manfaatnya jadi anggota kelompok tani aku gak tau, gak jelas, progam gak pernah ada, kami gak pernah mendapatkan informasi apapun terkait progam pemerintah saat ini, seolah kelompok tani ini hanya formalitas saja,” ungkap dengan kecewa.

Kinerja Dinas Pertanian Sergai menjadi sorotan dan viral dalam pemberitaan media massa dan media sosial yang ditanggapi oleh netizen yang mengaku sebagai anggota kelompok tani dibeberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sergai.

” Dinas pertanian Sergei tolong diperiksa KPK karena bantuan pertanian untuk kami sbgai Anggota kelompok tani baik itu OPLA,alat pertanian TDK ada sama sekali bisa kami rasakan dan bantuan bibit dan Insektisida bisa dihitung baru 2 kali dari sejak.thn 2012 jadi kita SBG Anggota hanya formalitas saja supaya biar ada kelompok saja bantuannya tdk ada nama kelompok kami Kelompok tani Pardomuan dusun 4 Sei Priok tolong diperiksa bantuan itu benarkah TDK ada atau ada ttp TDK sampai ke Anggota kelompok,” tulis akun ruslianasirait dari akun tiktok.

“tidak tau kami sebagai petani sawit di desa Damakurat kec. sipispis. apa yg bisa di bantu kepada kami selaku warga yg sangat membutuh kan berupa bantuan pupuk atau bibit sawit atau apa la yg bisa meringan kan kesulitan kami sebagai petani,” tulis akun Store Thamrin di akun tiktok irlanjayanews.com

“Betul sekali itulah karna kiranya perhatian pemerintah khususnya pertanian shgg di nagaraja kami anggota kelompok tani hanya mendapat 2 zak pupuk subsidi utk lahan tanaman pangan/sawah seluas 30 rante,” ungkap anggota kelompok tani berinisial T.

“Saya pun tidak tau apa kerja kadistan ini Lae.

  1. Solar untuk petani pun dibiarkannya petani memperoleh solar dgn cara ilegal tak ada barcode solar untuk petani.
  2. Bantuan alsintan pun diduga berkumpul untuk 1 orang saja
  3. Bantuan bibit padi tidak di pastikan sampai ke petani dan jika sampai pun apakah ada pungli dalam penebusannya tidak di urusnya.
  4. Di Dolok Masihul management air irigasi yg buruk karena diduga tercemar limbah diduga tidak bisa di urusnya Lae,” ungkap anggota kelompok tani dari Kecamatan Dolok Masihul berinisial ST.

Terkait adanya keluhan dan “jeritan” masyarakat petani tersebut sudah dikonfirmasi irlanjayanews.com kepada Kadis Pertanian Dedy Iskandar, Selasa (6/10/26,) tap

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *