PIB | Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) tengah jadi sorotan di media sosial usai memberikan komentar pada curhatan seorang pasien BPJS bernama Yurizal Tri Chaerawan.
Salah satunya adalah Widhiyarini Pangestika yang ikut memberikan komentar nirempati pada pada utas Yurizal di media sosial Threads.
Persoalan komentar dari Widhiyarini dan nakes lainnya makin memanas setelah keluarga mengabarkan bahwa Yurizal meninggal dunia pada akhir Juli 2026.
Widhiyarini sendiri telah mengunggah video permintaan maaf di media sosial usai ramai dirujak oleh warganet.
Tak cukup dengan video, kakak Yurizal belum lama ini mengunggah permintaan maaf Widhiyarini saat menemui orang tua mendiang.
Permintaan Maaf Widhiyarini pada Orang Tua Yurizal
Melalui video yang dibagikan oleh kakak mendiang, Widhiyarini mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada kedua orang tua Yurizal.
“Terima kasih sudah mau singgah ke rumah orang tua Yurizal untuk minta maaf secara langsung, salut buat kakak,” tulis akun Threads @chandra_pray, dikutip pada Senin, 10 Agustus 2026.
Widhiyarini juga menyebut bahwa dirinya tak bermaksud apa pun serta berharap agar dimaafkan oleh pihak keluarga.
“Saya mengaku bersalah atas cuitan saya kepada Almarhum Yurizal pada tanggal 25 bulan Juli kemarin, yang sekiranya melukai hati ibu, hati kakak, dan bapak,” ucap Widhiyarini dalam video tersebut.
“Saya mohon maaf, bukan maksud saya untuk melakukan itu. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya berharap ibu, bapak, dan kakak untuk memaafkan saya,” lanjutnya.
Pesan Ibu Yurizal: Semoga Jangan Terjadi Lagi
Ibu mendiang Yurizal yang duduk berdampingan dengan Widhiyarini juga mengungkapkan harapan agar hal serupa tidak terulang di masa depan.
“Saya atas nama keluarga sudah memaafkan dan semoga jangan terjadi seperti ini lagi ke depannya, dan mudah-mudahan Yurizal sudah tenang di sana,” kata ibu mendiang.
Sementara itu, menurut sang kakak, baru Widhiyarini yang datang langsung menemui keluarga.
“Buat saya, dia udah minta maaf sama kedua oang tua saya secara langsung udah lebih dari cukup,” tulis kakak Yurizal dalam utasnya saat menanggapi komentar warganet.
“Dari sekian banyaknya orang yang menghujat Almarhum Yurizal, dia orang yang duluan datang ke rumah untuk minta maaf. Tanggung jawabnya luar biasa, yang lain belum tentu berani atau malah kabur, ganti akun, atau menghilang,” lanjutnya.
Kronologi Utas Yurizal dan Respons Nakes yang Viral
Sebelumnya, Yurizal, melalui akun Threads @yurizaltrich pada 22 Juli 2026 yang mengeluhkan dirinya belum mendapat ruangan di rumah sakit.
“8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS,” tulis Yurizal pada utas tersebut.
Utas itulah yang kemudian ramai dengan komentar balasan sejumlah nakes dengan tulisan yang dianggap tak ada empati.
Beberapa komentar seperti, “Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong,” tulis akun milik dokter Beni Christian Sihombing, @bennychrstn.
Ada juga komentar dari dokter Elda Putri Rahardini, “PP-nya kayak orang Have tapi aslinya Haven’t kah? Haven’t some brain cells.
Kemudian komentar dari Widhiyarini yakni, “Potong aja kak na**nya nanti juga cepet dapet ruangan,” tulisnya pada 25 Juli 2026.
Warganet makin dibuat geram saat pada 31 Juli 2026, salah satu akun muncul mengaku kerabat Yurizal, mengatakan bahwa yang bersangkutan telah meninggal dunia.
Usai utas tersebut viral, kini sejumlah nakes yang menjadi sorotan satu per satu menyampaikan permintaan maaf.(red)
